Naik Becak

naik becak
Bismillah, Assalaamu'alaikum temans. Saya mo cerita kisah pagi tadi ya... pas lagi naik becak sama adik dan mama. 
Ceritanya, kita lagi terburu-buru, karena sudah ditunggu sama kakek nenek saya untuk berkunjung ke rumah kakak nya nenek saya. Jaraknya lumayan jauh dari rumah, jadi kita semua naik mobil dari rumah nenek. Sedangkan untuk menuju rumah nenek (dari tempat saya tinggal) lumayan jauh. So, naik becak deh kita-kita. 

Naik Becak; Momment Sederhana Yang Asyik.

Momment sederhana yang disebut 'naik becak' memang amat sangat saya suka, selain tidak berdesak-desak di angkutan umum, saya juga bisa ngerasain semilir angin yang berhembus alias tidak 'sumuk'  (baca---Gerah). Juga bisa melihat pemandangan sekeliling. Asyik deh.

Pas Lagi Asyik Naik Becak, Ban Becaknya Kempes

Sudah setengah jalan becak yang kita-kita naikin melaju, dengan aman terkendali. Tapi tiba-tiba,... 'psssssttttt' ada suara aneh gitu. Pas saya tanya ke Mama, katanya ban becaknya kempes.
Dengan amat sangat terpaksa, acara naik becaknya ke-ganggu deh. Udah bayar di depan lagi. Ups.. kata Mama, 'udah, ikhlasin aja' Rejekinya mang becak itu'. Okay deh Mom...

Tapi agak dongkol juga saya, dengan polosnya saya bertanya 'Tapi kok mang becaknya ngeloyor gitu aja, tanpa bilang maaf atau basa basi apa gtu mom?'dengan agak ga enakan Mama bilang 'Hush... '.
Tak lama menunggu, ada becak lain yang lewat. Alhamdulillah, ga usah nunggu lama-lama. Dan kita-kita pun menyetop becak tersebut untuk kemudian melanjutkan acara naik becak kita...

Setelah sampai di rumah Nenek, Naik Becak pagi tadi menjadi cerita yang seru untuk saya bagi dengan nenek, kakek, om dan tante saya. Juga dengan temans smuanya tentunya. 

No comments:

Post a Comment

translate